Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Desember 2021

SAMPAI KAPAN TIMNAS SEPAKBOLA GAGAL JUARA?

Final ke-enam kejuaraan Piala AFF 2020 yang dicapai Indonesia telah menyelesaikan leg pertama. Lawan yang dihadapi memang bukan tim sembarangan. Thailand merupakan tim penguasa Asia Tenggara. Terakhir kali Indonesia bersua Thailand di Final Piala AFF 2016 dan Indonesia menyerah dengan aggregat 3-2 dari Thailand.

Seperti yang sudah kita ketahui, leg pertama final AFF Cup 2020 yang dihelat semalam (29/12) berakhir dengan kekalahan 0-4 dari Thailand. Kekalahan yang tampak sudah tak menyakitkan lagi mengingat pada kualifikasi piala dunia 2022 tahun lalu, kita juga dilibas Thailand di GBK dengan skor 3-0.

Permainan bagus yang ditampilkan punggawa timnas dari babak penyisihan grup sampai laga semifinal yang dramatis, seakan hilang begitu saja. Selama sembilan puluh menit, Indonesia diserang habis-habisan oleh Thailand. Penguasaan bola, jumlah tendangan ke gawang dan semua statistik menunjukkan keunggulan tim gajah perang. Sehingga layak jika Indonesia sampai kebobolan empat gol
Yang cukup mencolok untuk diamati pada pertandingan tersebut adalah bagaimana proses lahirnya tiga gol awal Thailand. Ketiga gol yang dilesakkan timnas Thailand ke gawang tim garuda berasal dari tembakan keras dari sektor second line. Lini belakang timnas sebenarnya mampu melakukan covering yang ketat terhadap barisan penyerang Thailand. Namun, kecerdasan tak-tik Thailand yang kurang diantisipasi choach Shin dan anak asuhnya adalah dikembalikannya bola ke sektor lini kedua yang diikuti tendangan-tendangan keras para pemain Thailand.

Beban empat gol yang tentu tidak mudah untuk dibalas pada laga second leg nanti. Namun, kita harus tetap optimis, sudah banyak tim yang menunjukkan kemampuan untuk bisa comeback mengejar ketertinggalan bahkan memenang kan pertandingan. Kita mungkin ingat Barca pernah comeback menang 6-1 melawan PSG di leg kedua fase knock-out liga champions setelah di leg pertama kalah 0-4. Liverpool membalas kemenangan 4-0 setelah sebelumnya sudah kalah 0-3 dari Barcelona.

Jangan lupakan juga upaya epic comeback timnas U-19 yang mampu mengejar ketertinggalan gol dari Qatar dalam fase grup Piala Asia U-19 2018. Timnas mampu mengejar skor menjadi 6-5 padahal sebelumnya sudah tertinggal 6-1.

Ayo Timnas Indonesia, tatap leg kedua nanti dengan penuh percaya diri. Kami seluruh rakyat Indonesia mendoakan agar Timnas mampu menghapus dahaga juara yang telah lama dirindukan. Kemenangan yang didapat tentu akan menggelorakan semangat bukan hanya di sepak bola, melainkan seluruh aspek kehidupan bangsa ini sehingga berdampak positif untuk kemajuan bangsa.

Senin, 30 Juni 2014

PESEPAKBOLA MUSLIM DI PIALA DUNIA BRAZIL 2014

     
      Saat ini terdapat 100 bintang Muslim yang turut dalam Piala Dunia Brasil 2014. Baik berasal dari negara Islam, maupun dari negara yang berpenduduk Islam minoritas.
      Al-Watan (17/6/2014) menyebutkan rincian jumlah para pemain Muslim tersebut. Jumlah terbanyak berada dalam timnas Aljazair (23 pemain), lalu Bosnia (23 pemain) dan Iran (21 pemain). Jumlah mereka banyak, karena ketiga negara tersebut berpenduduk mayoritas Muslim.
      Adapun 33 pemain lainnya, tersebar dalam berbagai timnas, yaitu Brasil, Jerman, Prancis, Belgia, Swiss, Ghana, Nigeria, dan Pantai Gading. Dari jumlah itu 19 pemain berada di 3 timnas Afrika. Jumlah paling banyak dimiliki Pantai Gading (8 pemain), yaitu Boubacar Barry, Sol Bamba, Lamine Diarrassouba, Kolo Toure, Yaha Toure, Ismaël Diomandé, Cheick Tioté, Salomon Kalou.
Timnas Ghana menempati urutan berikutnya dengan 7 pemain, yaitu André Ayew, Mohammed Rabiu, Sulley Muntari, Mubarak Wakasu, Jordan Ayew, Abdul Majeed Waris, dan Rasheed Somalia.
Timnas Nigeria hanya memiliki dua pemain Muslim, yaitu Ramon Azeez dan Ahmed Musa. Demikian juga Cameron, yaitu Aurélien Chedjou dan Vincent Aboubakar.
      Sebaliknya, ada 4 timnas Eropa yang memiliki 13 pemain Muslim. Prancis dengan 4 pemain, yaitu Karim Benzema, Mamadou Sakho, Bacary Sagna, dan Moussa Sissoko. Sebenarnya Frank Riberry juga masuk, tapi mengalami cidera saat berlatih.
      Selanjutnya adalah Belgia, dengan 4 pemain, yaitu Nacer Chadli, Mousa Dembélé, Marouane Fellaini, dan Adnan Januzaj. Lalu timnas Swiss yang menempatkan 4 pemain Muslim, yaitu Xherdan Shaqiri, Haris Seferović, Admir Mehmedi, dan Valon Behrami. Terakhir adalah timnas Jerman yang mempunyai 2 pemain Muslim, yaitu Mesut Ozil dan Sami Khedira.
      Yang mengherankan, pemain Muslim nomor 100 yang turut dalam Piala Dunia adalah seorang bintang Brasil, Fred. Banyak media yang memberitakan bahwa dirinya telah masuk Islam pada tahun 2005, saat ikut dalam timnas Brasil bertanding melawan Uni Emirat Arab. Dia tertarik masuk Islam setelah salah seorang kerabatnya yang berasal dari keturunan Lebanon juga masuk Islam. Lalu saat bermain untuk klub Lion Prancis, Fred mulai banyak berkunjung ke masjid bersama pemain seklubnya, Diarra. (msa/dakwatuna)

Rabu, 15 Mei 2013

Pesepakbola Muslim Kelas Dunia


    Tak dapat dipungkiri, sepak bola adalah salah satu magnet dahsyat di dunia pada saat ini. Siapa yang tak tahu berita Messi dan Ronaldo, Madrid dan Barca atau kegalauan sepak bola Indonesia yang tak ada habisnya. Apapun yang terjadi, sepak bola tetap menjadi olahraga sekaligus hiburan kelas wahid di seantero dunia.
        Telah jamak diketahui bahwa daratan Eropa kini menjadi kiblat sepak bola dunia. Namun, yang kita tidak sadari ternyata di balik klub-klub besar itu bercokol pemain-pemain handal yang ternyata seorang Muslim.

Berikut ini deretan pemain-pemain Muslim top kelas dunia :

1.  ZINEDINE ZIDANE ( Perancis,  ex: Bordeaux, Madrid, Juventus )
2.  YOURI DJORKAEFF ( Perancis, ex: Inter )
3.  LILIAN THURAM ( Perancis, ex: Juventus, Barca, PSG )
4.  FRANK RIBERY ( Perancis/Muenchen )
5.  NICOLAS ANELKA ( Perancis/Juventus, ex: Arsenal,Chelsea )
6.  SAMIR NASRI ( Perancis/ManCity, ex: Arsenal )
7.  ERIC ABIDAL ( Perancis/Barcelona )
8.  LASSANA DIARA ( Perancis/Madrid )
9.  KARIM BENZEMA ( Perancis/Madrid )
10. HATEM BEN ARFA ( Perancis/Newcastle )
11. BACARY SAGNA ( Perancis/Arsenal )
12. MAROANE CAMAKH ( Perancis/Arsenal )
13. ABOU DIABY ( Perancis/Arsenal)
14. YOUNES KABOUL ( Perancis/Spurs )
15. MESUT OZIEL ( Jerman/Madrid )
16. SAMI KHEIDIRA ( Jerman/Madrid )
17. ROBIN VAN PERSIE ( Belanda/ManU )
18. IBRAHIM AFFELAY ( Belanda/Barcelona )
19. KHALID BOULAHROUZ ( Belanda/Sporting Lisbon )
20. KOLO TOURE ( Pantai Gading/ManC, ex: Arsenal )
21. YAYA TOURE ( Pantai Gading/ManC,ex: Barcelona )
22. SALOMON KALOU ( Pantai Gading/Lille, ex: Chelsea )
23. FREDERIC KANOUTE ( Mali/Sevilla )
24. SEYDOU KEITA ( Mali, ex: Barcelona )
25. MAMMADOU DIARA ( Mali/Fulham )
26. MOHAMED SISSOKO ( Mali/PSG, ex: Juventus )
27. EDIN DZEKO ( Bosnia/ManC )
28. HASAN SALIHAMIDZIC ( Bosnia/Juventus, ex: Muenchen )
29. ZLATAN IBRAHIMOVIC ( Swedia/PSG, ex: Juventus, Inter, Barcelona, Milan )
30. MOROUANE FELLAINI ( Belgia/Everton )
31. DEMBA BA ( Senegal/Chelsea )
32. PAPISS CISSE ( Senegal/Newcastle )
33. SULLEY MUNTARI ( Ghana/Milan, ex: Inter )
34. SAMIR HANDANOVIC (Slovenia/Inter )
35. NURI SAHIN ( Turki/Dortmund )
36. NIHAT KAHVECI ( Turki/Muenchen )
37. ALI AL HABSYI ( Oman/Wigan )
38. ALI KARIMI ( Iran/Schalke )
39. VALON BEHRAMI ( Swiss/Fiorentina )
40. FRED ( Brazil/Fluminense, ex: Lyon )
41. THIERY HENRY ( Perancis/NYRB, ex: Arsenal, Barcelona )

        Dari sederet pemain-pemain muslim tersebut, ada beberapa pemain yang dikategorikan sebagai muslim yang taat. Salah satunya adalah Abou Diaby yang kini membela Arsenal. Diaby ternyata hafal 19 juz Al-Qur'an. Kolo Toure yang juga mantan pemain Arsenal dan kini membela ManCity juga menyempatkan diri disela kesibukannya untuk menjadi guru ngaji di sebuah daerah di London.
       Frederic Kanoute pernah melakukan selebrasi dengan menunjukkan kaos bertuliskan "PALESTINE" untuk menunjukkan solidaritas sesama umat Islam, meskipun selebrasi itu berujung sanksi dari FIFA. Samir Nasri juga pernah diberi sanksi FA gara-gara selebrasi ucapan selamat Idul Adha melalui kaos dalamnya yang bertuliskan "EID MUBARAK".
       Namun, diantara mereka ada juga beberapa pemain yang sepertinya hanya islam KTP dan belum bisa menunjukkan identitas keislamannya sesungguhnya. Tapi bagaimanpun juga mereka tetap membawa misi nama Islam yang damai ditengah sentimentil Islam di dunia barat.