Jumat, 29 Mei 2015

FAKTA ILMIAH DIBALIK WAKTU SHOLAT




Shalat adalah suatu kewajiban dari Allah atas setiap orang mukmin. Dimana Allah memerintahkannya dalam sejumlah firman-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an. Firman Allah :

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” 

Dalam ayat lain Allah berfirman, “Peliharalah segala shalat dan (peliharalah) shalat wustha.” 

Rasulullah menjadikan shalat sebagai tiang kedua dari tiang-tiang bangunan Islam yang lima, seraya berkata,

“Islam didirikan di atas lima tiang, yaitu: bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhak di ibadahi selain Allah dan sesengguhnya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah serta berpuasa dibulan Ramadhan.” 

Shalat fardhu ada lima: zhuhur, ashar, maghrib, ‘isya, dan subuh. Sebagaimana yang dijelaskan dalam riwayat berikut ini:

Dari Anas bin Malik ia berkata, “Telah difardhukan atas Nabi pada malam Isra’ shalat sebanyak lima puluh (waktu), kemudian dikurangi hingga menjadi lima waktu. Kemudian, Beliau di seru: “Ya, Muhammad, sesungguhnya ketetapan disisi-KU tidak bisa diubah. Dan untukmu shalat lima (waktu) ini sama dengan lima puluh (waktu).” 

Dari Thalhah bin Ubaidillah bahwa ada seorang Arab Badwi datang kepada Rasulullah dengan rambut yang tidak tersisir seraya berkata, Ya, Rasulullah beritahukan kepadaku shalat yang Allah fardhukan kepadaku!” jawab Beliau: “Shalat yang lima (waktu) kecuali kalau engkau mau shalat tathawwu (shalat sunnah).” 

Dibalik wajibnya melaksanakan Shalat Fardhu, ternyata dari waktu sholat yang 5 waktu itu terkandung banyak hikmah yang bisa kita dapatkan dilihat dari faktor kesehatan, ilmu pengetahuan, psikologi dan lain-lain. Berikut pengamatan para ahli di bidangnya mengenai masalah waktu sholat, salah satu rukun Islam, karena ada rahasia dibalik peralihan/perpindahan waktu sholat.

Setiap perpindahan/peralihan waktu sholat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini tidak asing bagi penggemar dan praktisi fotografi/video/film juga dalam industri cahaya/lampu,percetakan, astrofisika dan lain-lain karena ada istilah suhu/temperatur warna (color temperature) dimana kalau siang itu bluish (kebiru-biruan) dan kalau sore itu reddish(kemerah-merahan)- Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K) sebagai perangkat pengukurannya.

WAKTU SUBUH

Pada waktu subuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu Faal-salah satu dari ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi. Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

WAKTU ZUHUR

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi bagi mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

WAKTU ASHAR

Alam berubah lagi warnanya menjadi jingga/oranye (warna antara merah dan kuning). Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat ( kelenjar eksorin pada pria jantan, fungsi utamanya adalah untuk mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani), rahim , ovarium/ indung telur (kelenjar kelamin wanita) , dan testis (kelenjar kelamin jantan) yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang sering ketinggalan waktu Asar akan menurun daya kreativitasnya. Disamping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

WAKTU MAGHRIB

Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga(powerful) karena mereka bergema atau ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan (interferensi-interaksi antar gelombang dalam satu daerah-bisa membangun dan merusak) atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu mata(penglihatan) kita.

WAKTU ISYA

Selanjutnya pada waktu ini warna alam berubah menjadi nila (indigo) dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu ini, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4HZ (Hertz adalah satuan ukur untuk frekuensi) dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat.

Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak)kelenjar pituitary (hipofisis), thalamus(struktur simetris garis tengah dipasangkan dalam otak vertebrata termasuk manusia dan fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus(hipotalamus-bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam(tahajud).

Demikianlah ringkas hubungan antara waktu shalat dengan warna alam. Manusia sebaiknya sadar akan pentingnya tenaga alam. Faktor-faktor inilah yang mendasar kegiatan meditasi seperti taichi, qi-gong dan sebagainya. Kegiatan meditasi ini dilakukan untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh. Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan’ syariat shalat oleh Allah SWT sehingga jika laksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini. Ini mungkin belum pernah terfikir oleh kita sebelumnya.

Inilah hakikat mengapa Allah SWT yang memiliki sifat Pengasih dan Penyayang mewajibkan shalat kepada kita sebagai hambaNYA. Sebagai Pencipta Allah swt mengetahui bahwa hambaNYA amat sangat memerlukan-Nya. Shalat di awal waktu akan membuat badan semakin sehat.

Semoga informasi ini dapat menambah semangat kita untuk melaksanakan shalat tepat pada waktunya , dan bersegera ke mesjid bagi laki-laki

Copas from redaksi9.blogspot.com

Senin, 06 April 2015

PIDATO PERPISAHAN BAHASA JAWA



Sebagai warga bangsa yang menjunjung tinggi budaya tradisional, sudah semestinya kita mengikutsertakan unsur budaya tradisional meskipun pada kegiatan-kegiatan bertema umum atau nasional.

Pada acara perpisahan sekolah pasti ada pidato perpisahan dari siswa. Tidak tanggung-tanggung beberapa siswa tampil bergantian di atas panggung untuk berpidato dengan esensi yang sama, yaitu ucapan terima kasih, permohonan maaf dan doa. Tapi perbedaannya, pidato tersebut disampaikan dalam bahasa yang berbeda.

Berikut ini ada beberapa contoh naskah pidato berbahasa Jawa, yang saya rangkum dari beberapa sumber :





PIDHATO BASA JAWA I
Assalamu'alaikum wr. wb

Ingkang kinurmatan Bapak Kepala Sekolah ugi Bapak - Ibu Guru ingkang satuhu luhuring budi lan rencang - rencang kelas 6 ingkang kula tresnani.

Monggo kito sedaya ngaturaken puji syukur dhumateng Gusti ingkang maha Agung ingkang sampun maringaken sedoyo nikmat lan kewarasan dateng kito sedoyo dumugi sakmeniko kito sedaya saged kempal wonten ing adicara perpisahan sak manika.

Kula, wakil saking rencang - rencang kelas 6 ngaturaken maturnuwun ingkang sak ageng-agengipun kagem Bapak / Ibu Guru ingkang sampun mbulawantah kulo lan sak konco-konco dateng pawiyatan menika ingkang dangunipun nem warsa.

Mboten keraos kulo lan rencang sebrayat sampun ngelampahi ngangsu kawruh wonten ing pawiyatan mriki. Wonten ing adicara menika, kulo kiyambak tuhu rencang - rencang nyuwun agenging pangapunten sangking Bapak / Ibu guru amargi wonten ing nem warso ngangsu kawruh wonten pawiyatan mriki kulo lan sak rencang menawi gadhah kalepatan ingkang dipun sengojo lan mboten disengojo. Mugi - mugi Bapak / Ibu guru kerso ngapuntenaken sedoyo kelepatan kulo lan rencang - rencang.

Satuhunipun kulo lan sak konco awrat sanget badhe nilaraken pawiyatan menika amargi sedoyo ingkang wonten dateng mriko sampun kados sederek lan kaluargo. Namung amargi kulo lan rencang - rencang kedah nglanjutaken ngangsu kawruh wonten ing pawiyatan ingkang luwih inggil, kulo lan rencang - rencang kedah saget dening ikhlas nilaraken pawiyatan menika.

Kadosipun sampun cekap anggenipun kulo matur. Bilih menawi wonten kalepatan kulo nyuwun agenging pangapunten.

Wasslamu'alaikum wr. Wb




PIDHATO BASA JAWA II
Assalamualaikum Wr. Wb.

Nuwun Bapak/Ibu Kepala Sekolah ingkang kinurmatan, tamu  undhangan, Bapak/Ibu Guru saha karyawan ingkang kula hormati, adhik-adhik kelas tuwin rencang-rencang ingkang kula tresnani.

Puji syukur kaunjuk wonten ing ngarsanipun Gusti Allah ingkang Maha Asih, awit ing wekdal menika kita sedaya taksih pinaringan rahmat saengga ing wekdal menika kita saged makempal kanthi pinaringan karaharjan.



Kula minangka wakil saking siswa kelas VI, ngaturaken agunging panuwun ingkang tanpa upami dhumateng Bapak Ibu Guru, awit saking sih katresnan anggenipun nggulawentah dhumateng kula sekanca, saengga saged ngrampungaken kewajiban anggen kula sakanca ngangsu kawruh wonten ing pawitan menika.

Kula sakanca naming saged memuji, mugi-mugi sedaya amal lan kesaenan Bapak Ibu Guru pikantuk pinwales saking Gusti Allah ingkang Maha Agung, saha tansah pinaringan kasarasan, kawilujengan lan ketentreman saengga saged nggulawentah dhateng adhik-adhik sedaya ngantos dumugi paripurna kanthi biji ingkang maremaken.

Mboten kesupen kula sakanca ugi nyuwun pangapunten, awit kula sakanca asring ndamel Bapak Ibu duka lan kuciwa, awit saking atur saha solah bawa kula sakanca ingkang mboten mranani penggalih panjenengan sedaya.

Dhumateng Bapak/Ibu Guru lan adhik-adhik sedaya, sepisan malih kula ndedonga mugi tansah pinaringan rahmat saha barokahing Gusti Allah, Amin..

Wasana cekap semanten atur kula, menawi kathah kalepatan atur saha solah bawa ingkang boten mranani penggalih, kula nyuwun pengampunten.

Wassalamualaikum Wr. Wb.



PIDHATO BASA JAWA III
 Asslamualaikum Wr. Wb.

    Bapak kepala sekolah ingkang satuhu kinabekten, bapak ibu guru ingkag dahat kinurmatan, rencang saha adik kelas ingkang kula tresnani.
    Puji syukur dhumateng Gusti ingkang Maha Agung. Ingkang sampun anglu beraken rahmat sarta hidayah. Dene kula panjenengan sami saged makenpal wonten ing sekolahan kangge ngawontenanken perpisahan.

    Bapak/Ibu guru ingkang dahat kinurmatan mboten kantun kula minangka wakilipun putra putri siswa kelas sanga atur agunging panuwun ingkang tanpa upami awit keiklasan saha sih katresnan Bapak/Ibu Guru nggulawenthah dhumateng para siswa waengga saget ngampungake kewajiban ingkang sampun kalampahan sadangipun tigang tahun, khanti pikantuk surat tandha tamat blajar.
    Sedangipun tigang taun kula ngangsa kawruh wonten ing pawiyatan wonten ing panggulemah thanipun, ngantos wonten pengeketing batin seingga karengku kados putraputri piyambak.
    Bapak ibu tuwin adik adik ingkang satuhu kula kurmati saha kula trisnani. Sakedhap malih kula sarencang rencang nilaraken pawiyatan punika. Awrat anggen kula matur kados pundi raosipun nilar Bapak/Ibu Guru saha adik adik, amargi kawontenan kedah mekaken, pramila kepeksan kula kaliyan rencang rencang nilaraken Bapak/Ibu Guru saha adik adik kelas pitu tuwin kelas wolu sanadjan ta sampun perpisahan ingkang ateges tindih ing natra. Mewantu wantu kula tansah nyenyuwun supados taksih celak ing pengasih.
    Pawiyatan ingkang sampun metahu tahun sampun tansah cecaketan kaliyan kula, kula sarencang rumaos cuwa penggalih, badhe nilaraken pawiyatan menika, amargi kahanan saka karsaning gusti, wonten pepaggihan tamtu badhe wonten perpisahan, punika kados sampun sampan kodrat mboten kenging dipun owahi maleh.
    Kula sarancang kelas sanga ingkang badhe nilaraken pawiyatan punika tansah nyenyuwun lan ndedanga adik adik sageda kasil anggen ipun ngangsu kawruh wonten ing pawiyatan punika, kula minangka wakilipun rencang kelas sanga tansah nyuwun, mugi mugi adik adik sregep anggenipun sinau lan tansah mituhu dhumateng Bapak/Ibu Guru.
    Mboten kantun ugi kulo dalah rencang kelas sanga tansah memuji dhumateng gusti ingkang Maha Agung, supados Bapak/Ibu Guru saa adik adik pikantuk nikmateng pangeran wilujeng mboten wonten alangan satunggal punapa.

    Kulo kinten mboten prayogi menawi atur pamitan pamitan punika kulo pepanjang. Kulo naming tansah nyuwun tambahing donga pangestu saking Bapak/Ibu Guru saha adik adik. Sageda wilujeng sasampunipun medal saking pawiyatan punik lan sageda pikantuk pawiyatan luhur kangge ngangsu kawruh ngilmu ingkang langkung inggil. Ingkang mboten nglajengaken sageda pangestu pedamelan ingkang samurwat kaliyan pangetosan ingkang sampun tinampi.
    Mbok menawi wonting kirang tata karma anggen kulo matur saha sisip sembiring atur, kulo minongko wakil kelas sanga tansah nyuwun agunging panuwun igkang tanpa upami.
    Akhirul kalam billahi taufik wal hidayah.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

Rabu, 28 Januari 2015

KEUNIKAN MATEMATIKA "2"

 


Yang unik lagi di matematika, let's check it out . . . . 

1 x 1
11 x 11
111 x 111
1111 x 1111
11111 x 11111
111111 x 111111
1111111 x 1111111
11111111 x 11111111
111111111 x 111111111
1111111111 x 1111111111
dan seterusnya

Yang kita lihat di atas adalah angka 1, 11, 111 - 1.111.111.111 dikalikan dengan angka yang sama.
Dari situ yang kita lihat unik adalah gambar yang terbentuk.
Sebuah piramid yang tak terhingga akan terbentuk dari perkalian itu

Nah sekarang kita lihat hasilnya . . . .

1
121
12321
1234321
123454321
12345654321
1234567654321
123456787654321
12345678987654321
12345678900987654321

Subhanallah . . . . . 

KEUNIKAN MATEMATIKA


Matematika bukan sekedar angka-angka, coba lihat perkalian di bawah ini :

1 x 9 = 09
2 x 9 = 18
3 x 9 = 27
4 x 9 = 36
5 x 9 = 45
6 x 9 = 54
7 x 9 = 63
8 x 9 = 72
9 x 9 = 81
10 x 9 =90

Apa yang anda pikirkan ?
Mungkin kalau sekedar lihat, yang kita pikirkan hanya ada perkalian bilangan 1 sampai 10 dengan angka 9.

Yang harus dilihat adalah hasilnya,
coba lihat angka di sebelah kiri (puluhan) dan angka di sebelah kanan (satuan)
Lihat dengan berderet ke bawah untuk yang puluhan, dan ke atas untuk yang satuan.
Maka, terbentuk dertan angka 0 -1

Subhanallah . . . .