Sering saya mencari-cari di internet, berbagai macam soal-soal yang saya butuhkan ketika saya sedang bad mood untuk membuatnya sendiri. Saya sangat terbantu, hanya hitungan menit yang diperlukan untuk sekedar edit sana-sini. Oleh karena itu saya juga mau berbagi soal buatan saya sendiri buat yang membutuhkan. klik aja langsung !
DOWNLOAD
Sabtu, 19 April 2014
INDIVIDU SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
KONSEP
DASAR INDIVIDU SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Manusia adalah makhluk sosial yang hidup bermasyarakat (zoon
politicon). Keutuhan manusia akan tercapai apabila manusia sanggup
menyelaraskan perannya sebagai makhluk ekonomi dan sosial. Sebagai makhluk
sisoal (homo sosialis), manusia tidak hanya mengandalkan kekuatannya sendiri,
tetapi membutuhkan manusia lain dalam beberapa hal tertentu. Misalnya, dalam
lingkungan manusia terkecil yaitu keluarga. Dalam keluarga, seorang bayi
membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya agar dapat tumbuh dan berkembang
secara baik dan sehat.
Manusia
sebagai makhluk
sosial dan
budaya sebagai masyarakat, setiap manusia saling membutuhkan
satu sama lainnya tentunya
dalam hal yang positif. Saling
bersosialisasi antara satu sama
lainnya membuat interaksi yang kuat untuk mengenal kepribadian manusia lain. Manusia yang mudah
bersosialisasi adalah manusia yang dapat
atau mampu menjalankan komunikasi dengan baik dengan lingkungan sekitarnya. Dengan berlandaskan pancasila manusia sebagai
makhluk yang sosial dan budaya
disatukan untuk saling
menghormati dan menghargai
antara manusia yang memiliki budaya
yang berbeda.
Manusia sejak lahir sampai mati selalu hidup dalam masyarakat, tidak mungkin manusia di luar masyarakat. Aristoteles mengatakan: bahwa makhluk hidup yang tidak hidup dalam masyarakat ialah sebagai seorang malaikat atau seorang hewan. Di India oleh Mr. Singh didapatkan dua orang anak yang berumur 8 tahun dan 1 ½ tahun. Pada waktu masih bayi anak-anak tersebut diasuh oleh srigala dalam sebuah gua. Setelah ditemukan kemudian naka yang kecil mati, tinggal yang besar. Selanjutnya, walaupun ia sudah dilatih hidup bermasyarakat sifatnya masih seperti srigala, kadang-kadang meraung-raung di tengah malam, suka makan daging mentah, dan sebagainya. Juga di Amerika dalam tahun 1938, seorang anak berumur 5 tahun kedapatan di atas loteng.karena terasing dari lingkungan dia meskipun umur 5 tahun belum juga dapat berjalan dan bercakap-cakap. Jadi jelas bahwa manusia meskipun mempunyai bakat dan kemampuan, namun bakat tersebut tidak dapat berkembang, Itulah sebabnya manusia dikatakan sebagai makhluk sosial.
Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa manusia lainnya. Misalnya saja hubungan sosialisasi antar tetangga , dengan adanya interaksi sosial antar tetangga akan mempermudah kita dalam mengatasi masalah di sekitar yang membutuhkan bantuan dari manusia lainnya. Jadi itulah mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial.
Dibawah ini merupakan faktor-faktor
yang mendorong manusia untuk hidup bermasyarakat.
Faktor-faktor itu adalah:
1. Adanya dorongan seksual, yaitu dorongan manusia untuk mengembangkan keturunannya
2. Adanya kenyataan bahwa manusia adalah serba tidak bisa atau sebagai makhluk lemah.
Karena itu ia selalu mendesak atau menarik kekuatan bersama, yang
terdapat dalam
perserikatan dengan orang lain.
3. Karena terjadinya habit
pada tiap-tiap diri manusia. Manusia bermasyarakat karena ia telah
biasa mendapat bantuan yang berfaedah yang diterimanya
sejak kecil dari lingkungannya.
4. Adanya kesamaan keturunan, kesamaan territorial, nasib, keyakinan/cita-cita, kebudayaan.
4. Adanya kesamaan keturunan, kesamaan territorial, nasib, keyakinan/cita-cita, kebudayaan.
Faktor-faktor lain yang dapat mengatakan manusia adalah makhluk sosial, yaitu :
a. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b. Perilaku manusia mengaharapkan suatu penilain dari orang lain.
c. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
Secara alamiah manusia berinteraksi dengan lingkungannya, manusia
sebagai pelaku dan sekaligus dipengaruhi oleh lingkungan tersebut. Perlakuan
manusia terhadap lingkungannya sangat menentukan keramahan lingkungan terhadap
kehidupannya sendiri. Manusia dapat memanfaatkan lingkungan tetapi perlu
memelihara lingkungan agar tingkat kemanfaatannya bisa dipertahankan bahkan
ditingkatkan. Bagaimana manusia mensikapi dan mengelola lingkungannya pada
akhirnya akan mewujudkan pola-pola peradaban dan kebudayaan.
Manusia sebagai makhluk budaya Budaya atau Kebudayaan perbedaan mendasar antara manusia dengan makhluk yang lain (hewan) ialah bahwa manusia adalah makhluk berbudaya, hal ini disebabkan karena manusia diberi anugrah yang sangat berharga oleh Tuhan, yaitu budi atau pikiran.dengan kemampuan budi atau akal itulah manusia dapat menciptakan kebudayaan yang menyebabkan kehidupannya sangat jauh berbeda dengan kehidupan hewan.
Manusia sebagai makhluk budaya Budaya atau Kebudayaan perbedaan mendasar antara manusia dengan makhluk yang lain (hewan) ialah bahwa manusia adalah makhluk berbudaya, hal ini disebabkan karena manusia diberi anugrah yang sangat berharga oleh Tuhan, yaitu budi atau pikiran.dengan kemampuan budi atau akal itulah manusia dapat menciptakan kebudayaan yang menyebabkan kehidupannya sangat jauh berbeda dengan kehidupan hewan.
Oleh karena, itu manusia sering disebut makhluk social budaya,
artinya makhluk yang harus hidup bersama dengan manusia lain dalam satu
kesatuan yang disebut dengan masyarakat. Disamping itu, manusia adalah makhluk
yang menciptakan kebudayaan dengan berbudaya itulah manusia berusaha mencukupi
kebutuhan hidupnya. Manusia tidak dapat dilepas dari kebudayaan, dimana ada
manusia disitu ada kebudayaan.kapankah kebudayaan mulai ada dimuka bumi?
bersamaan dengan mulai adanya umat manusia dimuka bumi ini.
NILAI YANG DIINGINKAN INDIVIDU DALAM
KEHIDUPAN SOSIAL
Tuhan
menciptakan manusia tidak secara langsung, akan tetapi melalui proses jalinan cinta
kasih antara dua manusia yaitu ayah dan ibu. Maka, lahirlah kembali satu anak
manusia. Hanya dengan pertolongan dan jasa pemeliharaan orang tua kita menjadi
besar dan hingga menjadi dewasa sekarang ini. Dari proses itu kita dapat
mengatakan bahwa manusia dengan ketidakberdayaan ketika lahir, hingga sekarang
menjadi dewasa secara naluriah manusia tidak dapat hidup menyendiri, sehingga
memerlukan bantuan orang lain.
Pada
dasarnya setiap manusia menginginkan beberapa nilai dalam kehidupan berkelompok
dan dalam hubungannya dengan manusia lain. Harold Lasswell mengemukakan delapan
nilai yang diinginkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat yaitu :
1.
Kekuasaan
2.
Pendidikan/penerangan (enlightenment)
3.
Kekayaan (wealth)
4.
Kesehatan (well-being)
5.
Keterampilan (skill)
6.
Kasih sayang (affection)
7.
Kejujuran (rectitude) dan keadilan
(rechtschapenheid)
8.
Keseganan, respek (respect)
Paragraf pertama penjelasan di atas
telah menunjukkan sebuah bukti konkrit bahwasanya setiap individu memang
berperan sebagai makhluk sosial. Bahkan, Tuhan menciptakan Hawa sebagai teman hidup
Nabi Adam yang kita ketahui merupakan manusia pertama ciptaan Tuhan. Hal
tersebut semakin mempertegas bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri dan harus
berinteraksi dan berkomunikasi antara yang satu dengan lainnya. Dari contoh
kisah Nabi Adam dan Hawa minimal kita mengetahui sebuah nilai yang diinginkan
manusia dalam hidup bermasyarakat sesusai dengan yang dismpaikan Harold
Lasswell pada penjelasan di atas. Nilai tersebuat adalah nilai kasih sayang.
Tanggapan berikutnya saya kembangkan
dari pendapat Harold Lasswell yang mengemukakan delapan nilai yang diinginkan
manusia seperti yang telah tertulis di atas.
1. Kekuasaan
Nilai
kekuasaan muncul karena adanya seorang pemimpin dalam sebuah interaksi manusia.
Munculnya seorang pemimpin sejatinya terjadi secara alami dimana sekelompok
manusia yang hidup bersama menginginkan adanya seseorang diantara mereka yang
mempunyai kemampuan lebih dalam berbagai bidang untuk mengarahkan pola
interaksi mereka. Kemampuan lebih tersebut tentu saja dititikberatkan pada kemampuan
sosial sehingga segala tindakan dan keputusan
tetap terfokus untuk kepentingan bersama. Jadi intinya, jika ada
seseorang yang menginginkan nilai kekuasaan dan mencalonkan diri menjadi
pemimpin atas kemauan sendiri, berarti orang tersebut secara tidak langsung
telah mengurangi nilai dirinya sebagai makhluk sosial.
2. Pendidikan
Nilai
pendidikan mutlak dibutuhkan manusia sejak lahir di dunia tepatnya ketika telah
sempurnanya fungsi alat-alat indra yang dimiliki. Manusia membutuhkan pendidikan agar dapat berinteraksi dengan baik dengan
sesama serta lingkungan alam di sekitarnya.
3. Kekayaan
Setiap
manusia pasti menginginkan untuk mendapatkan kenyamanan dalam hidupnya. Namun
perlu disadari bahwa ketersediaan ataupun keberlimpahan materi bukanlah segalanya
bahkan bukan jaminan kebahagiaan hidup di dunia. Seperti halnya pada nilai
kekuasaan, kecenderungan manusia untuk mencapai nilai kekayaan yang berlebihan
bisa mengurangi nilai mereka sebagai makhluk sosial .
4. Kesehatan
Kesehatan
juga mutlak sebagai kebutuhan utama manusia untuk hidup. Nilai kekayaan pun
tidak ada artinya jika kita tidak mendapatkan nilai kesehatan. kesehatan juga
erat kaitanyya dengan nilai pendidikan. Hidup sehat bisa dinikmati jika manusia
mendapatkan pendidikan tentang kesehatan yang baik sejak kecil. Namun jika
bercermin pada kehidupan saat ini, sudah banyak manusia yang mulai
mengesampingkan nilai kesehatan demi kenikmatan sesaat yang mereka
dapatkan. Buktinya banyak manusia yang
mengkonsumsi narkoba, minum minuman keras, merokok dan beberapa tindakan
lainnya yang sudah jelas mengganggu kesehatan bahakan bisa berakibat kematian.
5. Keterampilan
Pada
dasarnya keterampulan dibutuhkan manusia untuk beradaptasi dengan
lingkungannya. Nilai keterampilan muncul berdasarkan keinginannya sendiri untuk
berkreasi dan berinovasi dalam bentuk penciptaan benda maupun adaptasi tingkah
laku. Jadi nilai keterampilan sebagian besar memang berasal dari setiap
individu untuk mempermudah kehidupannya atau bisa menjadi suatu nilai yang bisa
dipelajari orang lain.
6. Kasih sayang
Seperti
yang sudah diuraikan pada penjelasan di atas, kasih sayang juga mutlak
dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Dengan hidup berkasih sayang manusia dapat
memperoleh keamanan, ketentraman dan ketenangan hati dalam kehidupannya.
7. Kejujuran dan keadilan
Nilai
kejujuran dan keadilan juga dibutuhkan manusia agar dalam kehidupan mereka
tercipta keamanan, ketentraman dan kemakmuran.
Jika nilai-nilai ini dikesampingkan, maka akan terjadi banyak
perselisihan yang terjadi di masyarakat.
8. Keseganan, respek
Nilai
keseganan muncul akibat adanya naluri manusia yang menghormati seseorang akan
kedudukan atau kemampuannya. Sementara respek timbul karena rasa kepedulian
sesama manusia dalam berinteraksi di masyarakat.
KEDUDUKAN MANUSIA
SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia sebagai warga masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia selalu membutuhkan manusia lain. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dapat dikatakan bahwa sejak lahir, dia sudah disebut sebagai makhluk sosial.
Hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan politik akan membentuk hukum, mendirikan kaidah perilaku, serta bekerjasama dalam kelompok yang lebih besar. Dalam perkembangan ini, spesialisasi dan integrasi atau organissai harus saling membantu. Sebab kemajuan manusia nampaknya akan bersandar kepada kemampuan manusia untuk kerjasama dalam kelompok yang lebih besar. Kerjasama sosial merupakan syarat untuk kehidupan yang baik dalam Masyarakat yang saling membutuhkan.
Kesadaran manusia sebagai makhluk sosial, justru memberikan
rasa tanggungjawab untuk mengayomi individu yang jauh lebih ”lemah” dari pada
wujud sosial yang ”besar” dan ”kuat”. Kehidupan sosial, kebersamaan, baik itu
non formal (masyarakat) maupun dalam bentuk-bentuk formal (institusi, negara)
dengan wibawanya wajib mengayomi individu.
PENGEMBANGAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
PENGEMBANGAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian.
Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan
salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain.
Hal ini menunjukkan kondisi yang interdependensi. Di dalam kehidupan manusia
selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup, warga
masyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi dan
interdependensi itu mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam arti
positif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan dari
nilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh
interaksi antarindividu. Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hak
pribadi demi kepentingan bersama
Dalam
rangka ini dikembangkanlah perbuatan
yang luhur yang mencerminkan sikap dan
suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Pada zaman modern seperti
saat ini manusia memerlukan pakaian yang
tidak mungkin dibuat
sendiri. Tidak hanya terbatas pada segi
badaniah saja, manusia juga mempunyai
perasaaan emosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan mendapat tanggapan emosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan pengertian, kasih sayang, harga diri pengakuan, dan berbagai
rasa emosional
lainnya.
Tanggapan emosional tersebut hanya dapat diperoleh apabila
manusia berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain dalam suatu tatanan
kehidupan bermasyarakat. Dalam berhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki
sifat yang khas yang dapat menjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik
merupakan salah satu sifat yang khas yang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kant
mengatakan, “manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan”. Jadi jika
manusia tidak dididik maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang
sebenarnya. Hal ini telah terkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian
terhadap anak terlantar. Hal tersebut memberi penekanan bahwa pendidikan
memberikan kontribusi bagi pembentukan pribadi seseorang. Dengan demikian
manusia sebagai makhluk sosial berarti bahwa disamping manusia hidup bersama
demi memenuhi kebutuhan jasmaniah, manusia juga hidup bersama dalam memenuhi
kebutuhan rohani.
Kamis, 06 Maret 2014
BUAH ALPUKAT
Siapa yang tak tahu buah alpukat? Buah yang terkenal dengan pohon yang mempunyai banyak ulat dan biasanya dimakan dengan cara dijus atau dimakan bersama buah-buahan lain yang tersaji dalam es campur. Jangan anda bayangkan kalau memang tidaka ada yang jual di dekat anda. Hahaha . . .
Buah alpukat mempunyai nama ilmiah Persea gratissima. Buah ini juga punya banyak nama lokal di berbagai daerah seperti: apuket, alpuket, jambu wolanda (Sunda), apokat, avokat, plokat (Jawa), apokat, alpokat, avokat, advokat (Sumatera)
Alpukat berasal dari Amerika Tengah. Tumbuh secara liar di hutan, tetapi banyak juga di tanam di kebun dan di pekarangan yang lapisan tanahnya gembur dan subur serta tidak tergenang air.
Meskipun dapat berbuah di dataran rendah, tapi hasil akan lebih memuaskan bila ditanam pada ketinggian 200-1000 meter di atas permukaan laut (dpl). Pada daerah yang banyak curah hujannya seperti di Indonesia, alpukat mempunyai pohon yang tingginya 3-20 meter, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, warnanya coklat kotor, banyak bercabang, ranting berambut halus, daun muda warnanya kemerahan dan berambut rapat, daun tua warnanya hijau dan gundul. Bunganya bunga majemuk, berkelamin dua (satu pohon terdapat jantan dan betina). Buahnya buah buni, berbentuk bola atau bulat telur. Warna buah hijau dan berbintik-bintik, daging buahnya jika sudah masak lunak, warnanya hijau kekuningan.
Buah alpukat banyak mengandung berbagai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga buah ini juga punya khasiat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. antara lain: sariawan, kulit kering, sakit kepala, kencing batu, tekanan darah tinggi, nyeri saraf (neuralgia), nyeri lambung, pembengkaan saluran nafas, sakit gigi, menstruasi tidak teratur serta kencing manis (diabetes)
Berikut ini kandungan gizi dalam buah alpukat :
Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Heri Permata)
Buah alpukat mempunyai nama ilmiah Persea gratissima. Buah ini juga punya banyak nama lokal di berbagai daerah seperti: apuket, alpuket, jambu wolanda (Sunda), apokat, avokat, plokat (Jawa), apokat, alpokat, avokat, advokat (Sumatera)
Alpukat berasal dari Amerika Tengah. Tumbuh secara liar di hutan, tetapi banyak juga di tanam di kebun dan di pekarangan yang lapisan tanahnya gembur dan subur serta tidak tergenang air.
Meskipun dapat berbuah di dataran rendah, tapi hasil akan lebih memuaskan bila ditanam pada ketinggian 200-1000 meter di atas permukaan laut (dpl). Pada daerah yang banyak curah hujannya seperti di Indonesia, alpukat mempunyai pohon yang tingginya 3-20 meter, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, warnanya coklat kotor, banyak bercabang, ranting berambut halus, daun muda warnanya kemerahan dan berambut rapat, daun tua warnanya hijau dan gundul. Bunganya bunga majemuk, berkelamin dua (satu pohon terdapat jantan dan betina). Buahnya buah buni, berbentuk bola atau bulat telur. Warna buah hijau dan berbintik-bintik, daging buahnya jika sudah masak lunak, warnanya hijau kekuningan.
Buah alpukat banyak mengandung berbagai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga buah ini juga punya khasiat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. antara lain: sariawan, kulit kering, sakit kepala, kencing batu, tekanan darah tinggi, nyeri saraf (neuralgia), nyeri lambung, pembengkaan saluran nafas, sakit gigi, menstruasi tidak teratur serta kencing manis (diabetes)
Berikut ini kandungan gizi dalam buah alpukat :
Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Heri Permata)
Rabu, 05 Maret 2014
LATIHAN US MATEMATIKA SD 2014
Ujian Sekolah SD sudah semakin dekat. Bagaimana Bapak Ibu guru kelas VI di seluruh Indonesia ? Sudahkah Bapak dan Ibu guru menyiapkan para siswa-siswinya untuk menghadapi ujian yang paling ditunggu-tunggu tersebut ? Juga untuk adik-adik siswa kelas VI, kalian termasuk siswa yang siap jika ternyata sempat kesasar di blog ini. Hehehe . . . . , ya sudahlah, berikut ini satu lagi soal untuk latihan Ujian Sekolah Dasar mata pelajaran Matematika. Semoga bermanfaat . . . .
DOWNLOAD
Jumat, 24 Januari 2014
LATIHAN US IPA SD/MI 2014
Apapun namanya,Ujian Nasional ataupun Ujian Sekolah sebenarnya sama saja. Yang berbeda hanya nama dan pembuat soalnya. Artinya semua kelas akhir di jenjang SD, SMP dan SMA/SMK tetap melaksanakan ujian sebagai salah satu syarat kelulusan. Berikut ada latihan soal yang bisa dimanfaatkan adik-adik kelas 6 SD untuk mata pelajaran IPA
DOWNLOAD
Senin, 02 Desember 2013
MATEMATIKA DALAM AL-QUR'AN #2
Fenomena
Ilmu Matematika dalam Al Qur’an : Keajaiban angka SEMBILAN BELAS
Jumlah huruf Wahyu
pertama 76 huruf, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Jumlah surat-surat Al
Qur’an 114 surat, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Jarak Wahyu Pertama
dengan Surat Terakhir dalam Al Qur’an adalah 19 surat, bisa dibagi SEMBILAN
BELAS
“ Bismillahirrahmanirrahiim”
bila ditulis dengan huruf Arab, terdiri dari 19 huruf, bisa dibagi SEMBILAN
BELAS
Jumlah perkataan Wahyu pertama
19 kata, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Kata
Allah sebanyak 2698 kali dalam Al Qur’an, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Kata “ Ar-Rahman” (
Maha Pengasih) sebanyak 57 kali, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Kata “ Ar-Rohiim” (
Maha penyayang ) sebanyak 114 kali, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Kata
“ Ismi” sebanyak 19 kali, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Jumlah
huruf “ Nun “ yang mengawali Surat Al Qalam sebanyak 133 buah, bisa
dibagi SEMBILAN BELAS
Surat Al ‘Alaq
terdiri dari 19 surat, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Pada
29 surat-surat Al Qur’an terdapat 14 kata yang tidak diterjemahkan karena hanya
Allah yang Maha tahu dan 14 huruf khusus, jadi jumlahnya ( 29 + 14 + 14 )
adalah 57, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Pada surat Asy Syuura
dan surat Qaaf ada 5 buah huruf yang tidak diterjemahkan, jumlahnya 570 buah,
bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Jumlah huruf “ Qaf”
dalam surat “ Qaaf” adalah 57 buah, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Di antara surat-surat
yang diawali huruf Qaaf, yaitu surat Asy Syuura dan Surat Qaaf, terdapat 114
huruf Qaaf, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Huruf “ Shaad” dalam
surat Shaad terdapat 28 buah, dalam surat Al A’raaf sebanyak 98 buah dan dalam
surat Maryam sebanyak 26 buah. Keseluruhan berjumlah 28 + 98 + 26 adalah 152
buah, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Dalam surat Al A’raaf
ditemukan huruf Alif 2577 buah, huruf Lam 1528 buah, huruf Mim 1165 buah dan
huruf Shaad 98 buah, jumlahnya 5358 buah, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Dalam
surat Maryam juga ditemukan huruf Kaf 137 buah, huruf Ha 168 buah, huruf Ya 345
buah, huruf ‘Ain 122 buah, dan huruf Shaad 26 buah. Jumlahnya 798 buah, bisa
dibagi SEMBILAN BELAS
Jumlah huruf Shaad
152 buah dalam Al Qur’an, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Dalam
surat Al baqarah, Ali Imran, Al A’raf, Ar Rad, Al Ankabut, Luqman, dan As
Sajadah, terdapat huruf Alif, Lam, dan Mim pada awal surat-surat tersebut,
sedangkan huruf Alif Lam dan Mim dalam surat-surat tersebut berjumlah 26676
buah, bisa dibagi SEMBILAN BELAS
Tentunya
masih banyak keajaiban-keajaiban lainnya dalam Al Qur’an. Semoga hal ini lebih
menguatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Amin Ya Robb....
SUMBER : Al
Qur’an Sumber Segala Disiplin Ilmu”
buah karya Drs. Inu Kencana Syafiie, terbitan Gema Insani Press ; Denikurnia.net
Jumat, 29 November 2013
MATEMATIKA DALAM AL QURAN
Matematika
adalah bahasa universal Ilmu Pengetahuan.
Ilmuwan Jepang bisa berkomunikasi dengan Ilmuwan Jerman dengan Matematika, tidak perlu pakai bahasa inggris.
Matematika juga adalah “bahasa tuhan” dalam menciptakan Alam Semesta.
Allah mengenkripsikan Matematika dalam Alquran, untuk memelihara komitmen isi dan bacaan serta kandung yang ada didalamnya.
Dan mempelajari matematikan dalam alquran,sangat menarik, terutama saat mengupas angka demi angka yang terdapat pada kitab umat muslim ini
Allah menciptakan Alam dengan sangat teliti
Dalam QS Jin ayat 28 dijelaskan
"Tuhan menciptakan sesuatu dengan hitungan teliti”
juga pada
QS Maryam ayat 93-94
“Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti”.
Sementara itu ilmuwan Galileo dalam salah satu ungkapannya menyatakan, “Matematika adalah bahasa Tuhan ketika Dia menulis Alam Semesta”.
Ayat dan Pernyataan itu, membuat saya ingin mencari tahu lebih dalam tentang Matematika dalam Al Quran.
Karena dalam QS az-Zumar ayat 9 dijelaskan
“....Adakah sama orang-orang yang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya orang yang berakal lah yang dapat menerima pelajaran”.
Dalam pandangan al-Qur'an, tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan.
Semua terjadi dengan "hitungan", baik dengan hukum-hukum alam yang telah dikenal manusia maupun yang belum.
Menarik bukan ?
Matematika dalam Alquran bukanlah sebuah kebetulan.
Sebagai Permulaan kajian Matematika dalam Alquran, sangat mulia jika kita memulainya dengan Basmallah.
Namun harus diingat, ini adalah kalimat Allah, kalimat yang sangat abadi dan mungkin paling sering diucapkan oleh umat manusia.
Mari kita bahas Basmallah dari satu sudut pandang sederhana, namun hasilnya luar biasa....
Bismillahi ar rahman ar rahim.....
Bismillah terdiri dari 4 kata dalam bahasa arab, yaitu:
1. Bismi (dengan nama)
2. Allah (Allah)
3. Ar Rahman (maha pengasih) dan
4. Ar Rahim (maha penyayang).
Dan terdiri dari 19 huruf Hijaiyah.
Kalimat Basmallah dalam Alquran disebutkan sebanyak 114 kali, sesuai dengan jumlah surat pada Alquran.
Untuk diketahui, 114 = 19 x 6. (19 adalah jumlah huruf pada kalimat Basmallah)
Tiap surat dibuka dengan kalimat Basmallah, kecuali QS at-Taubah (surat ke 9), yang tidak dibuka dengan Basmallah, tapi dalam QS an-Naml (surat ke 27), Basmallah disebutkan 2 kali, yaitu pada ayat 30 yang bunyinya: “Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "....Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
QS at-Taubah adalah QS nomor 9 dan an-Naml adalah QS nomor 27, yang keduanya punya selisih 19 surat.
Bila tiap angka bulat dari 9 sampai 27 dijumlahkan, maka akan menghasilkan angka 342, atau setara dengan 19 x 18.
Angka 342 itu pun jika dijumlahkan akan menghasilkan angka 9 (nomor surat At Taubah).
9+10+11+12+13+14+15+16.....+26+27 = 342
342 = 19 x 18
3 + 4 + 2 = 9
9 adalah nomor QS at-Taubah.
Bismillah sebagai kalimat pembuka, hanya ada pada 113 ayat, dimana angka 113 adalah bilangan prima ke 30
(30 adalah ayat surat an-Naml yang mengandung kata Basmallah)
Menarik mempelajari matematika pada teknologi informasi, tapi kita tidak pernah menyangka matematika telah Allah terapkan pada kitab suci Al Quran...
pada QS Jin ayat 28, dijelaskan
”Supaya Dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah Tuhannya, sedang sebenarnya ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu”.
Allah adalah sumber Matematika.
Ini mematahkan teori konspirasi di Vatikan, yang menyatakan bahwa agama sangat bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan (dimana matematika adalah bahasa universal dari Ilmu Pengetahuan).
AI-Qur'an dalam bahasa Arab berarti "pembacaan".
Al-Quran mungkin kitab yang paling banyak dibaca di dunia. Perlu diketahui, sesungguhnya kata Kitab Suci tidak ada di al-Qur'an.
Yang ada adalah sebutan Kitab Mulia, Kitab Agung, Kitab Pemurah, dan lainnya.
Kitab Suci dikenal karena media, terpengaruh sebutan kitab suci lainnya. Kesempurnaan dalam bahasa tidak dapat ditentang oleh para pujangga. Bahasa dan makna dipadukan. Irama, keselarasan melodi, ritmenya menghasilkan sebuah efek hipnotis yang kuat
Mungkin bagi orang awam, kandungan al-Quran sulit dimengerti, karena ia tidak dimulai secara kronologis ataupun narasi-narasi sejarah seperti halnya kitab Yahudi.
Al-Quran juga tidak mendasarkan teologinya dalam cerita-cerita dramatis sebagaimana epik-epik India.
Tidak pula Tuhan diungkap dalam bentuk manusia sebagaimana dalam Bibel.
Ia berbicara langsung soal pendidikan-sebagaimana sering dikemukakan oleh para penulis modern-berbicara mengenai membaca, mengajar, memahami dan menulis (QS. Al Alaq ayat 1-5, ayat yang pertama sampai ke Rasul)
Kata pertama di dalam al-Qur’an dan Islam adalah sebuah perintah yang ditujukan kepada Nabi, ”Iqra..” yang secara linguistik menunjukkan bahwa penyusunan teks al-Qur'an berada di luar kewenangan nabi Muhammad saw.
Gaya serupa ini tetap dipertahankan di sepanjang al-Qur'an.
Ia berbicara kepada atau tentang Nabi dan tidak mengizinkan Nabi berbicara atas kehendaknya sendiri.
Al-Qur'an menggambarkan dirinya sendiri sebagai sebuah kitab yang "diturunkan" Tuhan kepada Nabi ungkapan kata "diturunkan" atau anzalna dalam berbagai bentuk digunakan lebih dari 200 kali.
Secara intrinsik, ini berarti bahwa konsep dan isi al-Qur'an benar-benar diturunkan dari langit.
Prof. Palmer, seorang ahli kelautan di Amerika Serikat mengatakan
"Ilmuwan sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis didalam al-Qur'an beberapa tahun yang lalu"
Kita tidak akan bisa memahami keindahan Alquran, jika tidak mengetahui ilmunya.
Sebagai contoh pada
QS an-Nahl ayat 68-69 yang menceritakan kegiatan lebah dalam membuat sarang dan mencari makan.
Ayat tersebut menggunakan bentuk kata kerja perempuan (bahasa arab membedakan jenis kelamin untuk kata kerjanya), karena memang yang mencari makan dan membuat sarang adalah lebah betina.
Lebah jantan diberi makan oleh lebah betina, bukan sebaliknya.
Jangankan masyarakat di abad ke-7, masyarakat di abad ke-21 mungkin tidak tahu bagaimana cara membedakan lebah jantan dan lebah betina.
Terlebih, memahami bahwa lebah betina lah yang mencari makan, bukan sebaliknya.
Jika Surat an-Nahl merefleksikan lebah betina dengan bentuk kata kerja perempuan.
Lebah jantan digambarkan oleh al-Qur'an pada nomor suratnya, yaitu bilangan 16. Bilangan 16 ini adalah banyaknya kromosom lebah jantan, sedangkan jumlah kromosom lebah betina diketahui berjumlah 32.
Menarik bukan ?
Matematika dalam Alquran bukanlah sebuah kebetulan.
Ilmuwan Jepang bisa berkomunikasi dengan Ilmuwan Jerman dengan Matematika, tidak perlu pakai bahasa inggris.
Matematika juga adalah “bahasa tuhan” dalam menciptakan Alam Semesta.
Allah mengenkripsikan Matematika dalam Alquran, untuk memelihara komitmen isi dan bacaan serta kandung yang ada didalamnya.
Dan mempelajari matematikan dalam alquran,sangat menarik, terutama saat mengupas angka demi angka yang terdapat pada kitab umat muslim ini
Allah menciptakan Alam dengan sangat teliti
Dalam QS Jin ayat 28 dijelaskan
"Tuhan menciptakan sesuatu dengan hitungan teliti”
juga pada
QS Maryam ayat 93-94
“Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti”.
Sementara itu ilmuwan Galileo dalam salah satu ungkapannya menyatakan, “Matematika adalah bahasa Tuhan ketika Dia menulis Alam Semesta”.
Ayat dan Pernyataan itu, membuat saya ingin mencari tahu lebih dalam tentang Matematika dalam Al Quran.
Karena dalam QS az-Zumar ayat 9 dijelaskan
“....Adakah sama orang-orang yang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya orang yang berakal lah yang dapat menerima pelajaran”.
Dalam pandangan al-Qur'an, tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan.
Semua terjadi dengan "hitungan", baik dengan hukum-hukum alam yang telah dikenal manusia maupun yang belum.
Menarik bukan ?
Matematika dalam Alquran bukanlah sebuah kebetulan.
Sebagai Permulaan kajian Matematika dalam Alquran, sangat mulia jika kita memulainya dengan Basmallah.
Namun harus diingat, ini adalah kalimat Allah, kalimat yang sangat abadi dan mungkin paling sering diucapkan oleh umat manusia.
Mari kita bahas Basmallah dari satu sudut pandang sederhana, namun hasilnya luar biasa....
Bismillahi ar rahman ar rahim.....
Bismillah terdiri dari 4 kata dalam bahasa arab, yaitu:
1. Bismi (dengan nama)
2. Allah (Allah)
3. Ar Rahman (maha pengasih) dan
4. Ar Rahim (maha penyayang).
Dan terdiri dari 19 huruf Hijaiyah.
Kalimat Basmallah dalam Alquran disebutkan sebanyak 114 kali, sesuai dengan jumlah surat pada Alquran.
Untuk diketahui, 114 = 19 x 6. (19 adalah jumlah huruf pada kalimat Basmallah)
Tiap surat dibuka dengan kalimat Basmallah, kecuali QS at-Taubah (surat ke 9), yang tidak dibuka dengan Basmallah, tapi dalam QS an-Naml (surat ke 27), Basmallah disebutkan 2 kali, yaitu pada ayat 30 yang bunyinya: “Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "....Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
QS at-Taubah adalah QS nomor 9 dan an-Naml adalah QS nomor 27, yang keduanya punya selisih 19 surat.
Bila tiap angka bulat dari 9 sampai 27 dijumlahkan, maka akan menghasilkan angka 342, atau setara dengan 19 x 18.
Angka 342 itu pun jika dijumlahkan akan menghasilkan angka 9 (nomor surat At Taubah).
9+10+11+12+13+14+15+16.....+26+27 = 342
342 = 19 x 18
3 + 4 + 2 = 9
9 adalah nomor QS at-Taubah.
Bismillah sebagai kalimat pembuka, hanya ada pada 113 ayat, dimana angka 113 adalah bilangan prima ke 30
(30 adalah ayat surat an-Naml yang mengandung kata Basmallah)
Menarik mempelajari matematika pada teknologi informasi, tapi kita tidak pernah menyangka matematika telah Allah terapkan pada kitab suci Al Quran...
pada QS Jin ayat 28, dijelaskan
”Supaya Dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah Tuhannya, sedang sebenarnya ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu”.
Allah adalah sumber Matematika.
Ini mematahkan teori konspirasi di Vatikan, yang menyatakan bahwa agama sangat bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan (dimana matematika adalah bahasa universal dari Ilmu Pengetahuan).
AI-Qur'an dalam bahasa Arab berarti "pembacaan".
Al-Quran mungkin kitab yang paling banyak dibaca di dunia. Perlu diketahui, sesungguhnya kata Kitab Suci tidak ada di al-Qur'an.
Yang ada adalah sebutan Kitab Mulia, Kitab Agung, Kitab Pemurah, dan lainnya.
Kitab Suci dikenal karena media, terpengaruh sebutan kitab suci lainnya. Kesempurnaan dalam bahasa tidak dapat ditentang oleh para pujangga. Bahasa dan makna dipadukan. Irama, keselarasan melodi, ritmenya menghasilkan sebuah efek hipnotis yang kuat
Mungkin bagi orang awam, kandungan al-Quran sulit dimengerti, karena ia tidak dimulai secara kronologis ataupun narasi-narasi sejarah seperti halnya kitab Yahudi.
Al-Quran juga tidak mendasarkan teologinya dalam cerita-cerita dramatis sebagaimana epik-epik India.
Tidak pula Tuhan diungkap dalam bentuk manusia sebagaimana dalam Bibel.
Ia berbicara langsung soal pendidikan-sebagaimana sering dikemukakan oleh para penulis modern-berbicara mengenai membaca, mengajar, memahami dan menulis (QS. Al Alaq ayat 1-5, ayat yang pertama sampai ke Rasul)
Kata pertama di dalam al-Qur’an dan Islam adalah sebuah perintah yang ditujukan kepada Nabi, ”Iqra..” yang secara linguistik menunjukkan bahwa penyusunan teks al-Qur'an berada di luar kewenangan nabi Muhammad saw.
Gaya serupa ini tetap dipertahankan di sepanjang al-Qur'an.
Ia berbicara kepada atau tentang Nabi dan tidak mengizinkan Nabi berbicara atas kehendaknya sendiri.
Al-Qur'an menggambarkan dirinya sendiri sebagai sebuah kitab yang "diturunkan" Tuhan kepada Nabi ungkapan kata "diturunkan" atau anzalna dalam berbagai bentuk digunakan lebih dari 200 kali.
Secara intrinsik, ini berarti bahwa konsep dan isi al-Qur'an benar-benar diturunkan dari langit.
Prof. Palmer, seorang ahli kelautan di Amerika Serikat mengatakan
"Ilmuwan sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis didalam al-Qur'an beberapa tahun yang lalu"
Kita tidak akan bisa memahami keindahan Alquran, jika tidak mengetahui ilmunya.
Sebagai contoh pada
QS an-Nahl ayat 68-69 yang menceritakan kegiatan lebah dalam membuat sarang dan mencari makan.
Ayat tersebut menggunakan bentuk kata kerja perempuan (bahasa arab membedakan jenis kelamin untuk kata kerjanya), karena memang yang mencari makan dan membuat sarang adalah lebah betina.
Lebah jantan diberi makan oleh lebah betina, bukan sebaliknya.
Jangankan masyarakat di abad ke-7, masyarakat di abad ke-21 mungkin tidak tahu bagaimana cara membedakan lebah jantan dan lebah betina.
Terlebih, memahami bahwa lebah betina lah yang mencari makan, bukan sebaliknya.
Jika Surat an-Nahl merefleksikan lebah betina dengan bentuk kata kerja perempuan.
Lebah jantan digambarkan oleh al-Qur'an pada nomor suratnya, yaitu bilangan 16. Bilangan 16 ini adalah banyaknya kromosom lebah jantan, sedangkan jumlah kromosom lebah betina diketahui berjumlah 32.
Menarik bukan ?
Matematika dalam Alquran bukanlah sebuah kebetulan.
Langganan:
Postingan (Atom)


